Senin, 09 Desember 2013

Sakit Jantung

Membedakan Sakit Jantung dan Sesak Dada

sakit jantung

Gejala Khas Sakit Jantung

Sakit Jantung,-Mari kita perhatikan gejala khas yang timbul pada orang yang mengalami serangan jantung. Setelah membacanya, tanyakan pada diri Anda, apakah Anda mengalami beberapa gejala tersebut?

  • Dada terasa sesak dan berat sehingga sangat sulit untuk bernafas

Mungkin Anda pernah melihat sebuah iklan obat sakit asma di layar kaca, dimana terlihat seorang perempuan yang diilustrasikan sedang merasakan sesak nafas yang berat ibarat diikat oleh tali kuat dan kencang. Nah, seperti itulah rasanya sesak nafas orang yang terkena serangan jantung.

  • Mengeluarkan keringat, perut terasa mual, dan timbul perasaan cemas

Kondisi tersebut muncul serta-merta berbarengan dengan sesaknya nafas sampai kesulitan saat bernafas.

  • Rasa sakit yang menjalar

Leher terasa sakit, yang diikuti oleh rasa sakit pada lengan kiri dan rahang, di bagian belakang perut, dan juga terjadi pada salah satu bahu.

  • Denyut jantung berdegup kencang atau lebih cepat dari biasanya

Di saat yang bersamaan, badan juga tiba-tiba merasa sangat lemas. Dan yang patut diperhatikan gejala-gejala berbahaya di atas bisa terjadi sekalipun Anda sedang beristirahat dalam arti tidak sedang melakukan aktifitas. Namun demikian, gejala di atas juga bisa muncul sehabis berolahraga, setelah menghabiskan menu makan besar, atau ketika sedang stres.

santhian obat jantung

Nyeri Dada yang Bukan Sakit Jantung

Sebagaimana yang disebutkan di atas, nyeri dada juga bisa disebabkan oleh hal lain selain serangan jantung. Berikut penyebab nyeri dada yang bukan termasuk serangan jantung.


  • Timbul nyeri dada ketika sedang batuk

Ketika Anda merasakan rasa nyeri di dada saat batuk maka jangan khawatir karena bukanlah termasuk gejala serangan jantung meskipun tetap harus diobati. Penyebabnya ialah adanya infeksi saluran pernafasan bagian atas oleh virus.

  • Rasa nyeri pada rusuk

Biasanya nyeri pada rusuk diakibatkan oleh timbulnya penyakit lain seperti herpes zoster.

  • Nyeri pada otot atau tulang dada

Hal ini dianggap wajar dan kerap terjadi justru pada orang yang meningkatkan kegiatan fisiknya.

  • Tulang rusuk yang patah

Nyeri dada yang dialami seseorang juga bisa terjadi karena adanya tulang rusuk yang patah oleh berbagai sebab seperti jatuh, berkelahi, dan lainnya.

  • Pneumothorax

Yakni adanya masalah pada paru-paru yang menyebabkan nyeri di dada sehingga mengakibatkan sesak nafas.

  • Adanya bekuan darah pada paru-paru

Kondisi yang disebut juga dengan emboli ini akan menyebabkan kondisi nyeri dada yang merepotkan. Perlu penanganan dari dokter untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut.

  • Penyakit tulang belakang

Anda pasti sudah pernah mendengar penyakit terjepitnya saraf tulang belakang. Hal tersebut bisa menyebabkan rasa nyeri di dada yang juga sangat mengganggu.

Itulah beberapa gejala untuk membedakan mana yang termasuk gejala serangan jantung atau nyeri dada biasa yang tingkat resiko kematiannya masih di bawah serangan jantung.

Gejala-gejala di atas patut diperhatikan secara seksama untuk mengurangi resiko terkena serangan jantung. Karena kalau salah diagnosa maka akibatnya akan fatal, yang mana kematian akan segera menjemput.

Hal yang lainnya yang juga patut diwaspadai bahwa gejala nyeri dada pada serangan jantung waktunya sangat singkat untuk dideteksi dan hal itu tentunya membutuhkan tingkat kepekaan dan responsibilitas yang tinggi.

Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk memeriksakan kondisi kesehatan Anda. Pastikan bahwa nyeri dada yang Anda alami mengarah pada penyakit jantung atau penyakit lainnya dan segera dapatkan pertolongan yang Anda butuhkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar